Implementasi Range Concept Dalam Penentuan Lokasi Industri

          Industri,  secara  umum  merupakan  segala  aktivitas  manusia  dalam  bidang ekonomi  yang  menghasilkan  barang  dan  jasa.  Secara  khusus,  industri  adalah kegiatan  ekonomi  yang  mengolah  bahan  mentah,  bahan  baku,  bahan  setengah jadi, dan barang jadi menjadi barang nilai yang lebih tinggi untuk penggunaannya, termasuk  kegiatan  rancang  bangun  dan  perekayasaan  industri  (UU  No.5-Tahun 84).
Dewasa  ini,  perkembangan  sektor  industri  di  Indonesia  menyebabkan terjadinya  percepatan  munculnya  bangunan  industri,  penambahan  devisa  negara, serta mengurangi jumlah pengangguran. Namun, hal tersebut jika tidak diimbangi dengan  kebijakan-kebijakan  yang  kuat  dan  analisa  lokasi  khususnya  lokasi industri  yang  tepat,  maka  keberadaan  kawasan  industri  disamping  memberikan dampak positif juga akan mempengaruhi potensi, kondisi, dan mutu sumber daya alam dan lingkungan sekitar.  Meskipun munculnya perindustrian acap kali dikarenakan faktor kebetulan belaka,  akan  tetapi  sebenarnya  ada  sejumlah  faktor  yang  ikut  menentukan berdirinya  industri  di  suatu  wilayah,  yaitu  faktor  ekonomis,  historis,  manusia,
politis,  dan  geografis.  Faktor  geografis  diduga  paling  menentukan  berdirinya sebuah  industri.  Faktor-faktor  tersebut  antara  lain  yaitu:  bahan  mentah(bahan baku),  sumber  energi,  tenaga  kerja,  threshold,  pangsa  pasar,  transportasi,  dan range.   Salah  satu  faktor  penunjang  berdirinya  sebuah  industri  adalah  range. Range  merupakan  jarak  efektif  keterjangkauan  akses  antara  wilayah  konsumen dengan  wilayah  produsen  atau  industri.  Berbicara  tentang  range  tentunya  tidak terlepas dari teori lokasi dari Christaller. Christaller, seorang geograf Jerman pada tahun 1933 menerbitkan gagasannya berupa buku tentang teori tempat pusat atau teori  kedudukan  pusat.  Christaller  mengembangkan  asumsi-asumsi  yang dikemukakan  antara  lain:  suatu  lokasi  yang  memiliki  permukaan  datar  yang seragam,  lokasi  tersebut  memiliki  jumlah  penduduk  yang  merata,  serta  lokasi
tersebut  mempunyai  kesempatan  transpor  dan  komunikasi.  Dengan  asumsi tersebut  timbullah  suatu  konsep  dalam  kaitannya  dengan  sebuah  industri  yaitu timbullah  suatu  konsep  mengenai  range  (jangkauan). Untuk  mengetahui  lebih
detail  lagi  mengenai  konsep  range  (jangkauan),  maka  akan  dijelaskan  dalam pembahasan selanjutnya.

……………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

MAKALAH IMPLEMENTASI RANGE CONCEPT DALAM PENENTUAN LOKASI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s