Teori Neoklasik, Teori Keperilakuan, Dan Teori Instritusional

         Adanya  keterbatasan  dalam  menjelaskan teori-teori  lokasi  yang  tradisional dalam menjelaskan  suatu  teori  lokasi,  maka munculnya  paradigma  baru  yang disebut geografi  industri.  Paradigma  baru  yang  muncul  dalam  analisis  spasial adalah mengkombinasikan pendekatan industri dan geografi. Geografi merupakan studi mengenai pola spasial di atas permukaan bumi,  yang menjawab pertanyaan where  lokasi  industri  berada,  dan  why  terjadi  konsentrasi  geografis  industri manufaktur.  Sehingga  geografi  industri  lebih  menekankan  pada  aspek  spasial suatu industri.   Konsentrasi  industri  secara  geografis,  ditandai  dengan  ciri  yang  paling mencolok  dalam  aktivitas  ekonomi,  yaitu  adanya  konsentrasi  dan  ketimpangan. Konsentrasi  aktivitas  ekonomi  secara  spasial  dalam  suatu  negara  menunjukkan bahwa  industrialisasi  merupakan  suatau  proses  selektif  dipandang  dari  dimensi geografis.  Di  Amerika  Serikat,  contohnya,  mayoritas  industri  manufaktur terkonsentrasi  pada  suatu  lokasi  yang  terkenal  dengan  istilah  “sabuk manufaktur”(manufacturing belt), dan di Inggris konsentrasi spasial ditemukan di kawasan industri Axial Belt.
Mengapa  terjadi  konsentrasi  spasial,  Teori  lokasi  tradisional  berpendapat bahwa  kluster  industri  muncul  terutama  akibat  minimalisasi  biaya  transpor  atau biaya  produksi.  Teori  lokasi  tersebut  menawarkan  argumen  yang  berharga mengenai  tujuan  lokasi  perusahaan  dan  strategi  dimana manjer  pabrik  mencapai tujuan  dalam  memilih  lokasi  pabrik  atau  perusahaan.  Namun  teori  tersebut  juga memiliki kelemahan dan banyak mendapat kritikan.
Tingginya  ketimpangan  spasial  aktivitas  ekonomi  mendorong  munculnya berbagai  teori  dan  studi  untuk  memahami  lokasi  industri.  Peranan  industri manufaktur  dalam  pertumbuhan  ekonomi  dan  relevansinya  bagi  pembangunan ekonomi  lokal,  regional,  dan  nasional  di  banyak  negara  memberikan  tambahan relevansi bagi studi mengenai lokasi industri. Sehingga,  dengan  adanya  konsentrasi  spasial  serta  ketimpangan  spasial aktivitas  ekonomi  mendorong  timbulnya  studi  mengenai  kajian  lokasi  industri, antara lain Teori Neoklasik, Teori Keperilakuan, Dan Teori Instritusional

……………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

MAKALAH TEORI NEOKLASIK TEORI KEPERILAKUAN DAN TEORI INSTRITUSIONAL

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s