HUTAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI LINGKUNGAN BAGI DUNIA PENDIDIKAN

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia terletak di antara 940 05’ BT-1410 01’BT dan 60 08’ LU-110 05’LS. Hutan tropik yang terdapat di Indonesia merupakan terluas ketiga di dunia serta memiliki keanekaragaman ekosistem yang tinggi, mulai dari hutan hujan dataran tinggi sampai dengan hutan rawa yang terdapat di dataran rendah. Hutan rawa air tawar dan rawa gambut yang luas dapat dijumpai di Kalimantan, Sumatera, dan Irian Jaya. Kalimantan memiliki hutan kerangas terluas di Asia Tenggara, sedangkan Sulamesi memiliki hutan tanah ultrabasa terluas di dunia. Hutan pegunungan bawah dan atas, juga padang rumput alpin terdapat di puncah-puncak gunung tertinggi di Jawa, Irian, dan Sumatera. Keanekaragaman tumbuhan yang terdapat pada hutan di Indonesia sangat tinggi. Hutan tropis Indonesia memiliki bunga besar yang langka yaitu Rafflesia yang dapat dijumpai di Kalimantan, Sumatera, dan Jawa. Selain itu, terdapat 5000 spesies bunga anggrek yang merupakan kebanggaan bangsa Indonesia, diperkirakan setengahnya terdapat di Irian Jaya dan 2000 spesies di Kalimantan.
Pembelajaran lingkungan hidup dimulai sejak anak – anak hingga orang dewasa. Hal ini merupakan hal strategis yang seyogianya dilaksanakan. Bagaimana pun besarnya potensi sumberdaya alam khususnya sumberdaya alam hutan dalam menunjang kehidupan manusia, nampaknya tidak akan dapat termanfaatkan dengan baik dan optimal secara berkelanjutan, jika tidak memiliki komitmen dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan sumberdaya itu sendiri. Untuk itu komitmen dan tanggung jawab tersebut harus dibentuk pada diri manusia.
Berdasarkan uraian tersebut, maka disusunlah makalah yang berjudul “ Hutan Sebagai Media Pembelajaran Geografi Lingkungan Bagi Dunia Pendidikan ”.

………………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

MAKALAH HUTAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI LINGKUNGAN

Iklan

AWAN

Awan adalah massa terlihat dari tetesan air atau beku kristal tergantung di atmosfer di atas permukaan bumi atau lain planet tubuh. Awan juga terlihat massa tertarik oleh gravitasi, seperti massa materi dalam ruang yang disebut awan antar bintang dan nebula. Awan dipelajari dalam ilmu tentang awan atau awan fisika cabang meteorologi.
Di Bumi substansi biasanya kondensasi uap air . Dengan bantuan partikel higroskopis udara seperti debu dan garam dari laut, tetesan air kecil terbentuk pada ketinggian rendah dan kristal es pada ketinggian tinggi bila udara didinginkan untuk jenuh oleh konvektif lokal atau lebih besar mengangkat non-konvektif skala.
Tetesan dan kristal biasanya sekitar 0,01 mm (0,00039 in) diameter. Para agen yang paling umum dari lift termasuk pemanasan matahari di siang hari dari udara pada tingkat permukaan, angkat frontal yang memaksa massa udara lebih hangat akan naik lebih dari atas sebuah air massa pendingin, dan mengangkat orografik udara di atas gunung. Ketika naik udara mengembang sebagai tekanan berkurang. Proses ini mengeluarkan energi yang menyebabkan udara dingin. Ketika dikelilingi oleh milyaran tetesan lain atau kristal mereka menjadi terlihat sebagai awan. Dengan tidak adanya inti kondensasi, udara menjadi jenuh dan pembentukan awan terhambat.
Dalam awan padat memperlihatkan pantulan tinggi (70% sampai 95%) di seluruh terlihat berbagai panjang gelombang. Mereka sehingga tampak putih, setidaknya dari atas. tetesan Cloud cenderung menyebarkan cahaya efisien, sehingga intensitas radiasi matahari berkurang dengan kedalaman ke gas, maka abu-abu atau bahkan gelap kadang-kadang penampilan mereka di dasar awan . awan tipis mungkin tampak telah memperoleh warna dari lingkungan mereka atau latar belakang dan awan diterangi oleh cahaya non-putih, seperti saat matahari terbit atau terbenam, mungkin tampak berwarna sesuai. Awan terlihat lebih gelap didekat-inframerah karena air menyerap radiasi matahari pada saat- panjang gelombang .

………………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

MAKALAH AWAN

AKTUALISASI PENDIDIKAN PANCASILA DALAM KEHIDUPAN KAMPUS

Aktualisasi Pancasila dapat dibedakan atas dua macam yaitu aktualisasi obyektif dan subyektif. Aktualisasi Pancasila obyektif yaitu aktualisasi Pancasila dalam berbagai bidang kehidupan kenegaraan yang meliputi kelembagaan negara antara lain legislatif,  eksekutif maupun yudikatif. Selain itu juga meliputi bidang-bidang aktualisasi lainnya seperti politik, ekonomi, hukum terutama dalam penjabaran ke dalam undang-undang,  GBHN, pertahanan keamanan, pendidikan maupun bidang kenegaraan lainnya.

Aktualisasi Pancasila subyektif adalah aktualisasi Pancasila pada setiap individu terutama dalam aspek moral dalam kaitannya dengan hidup negara dan masyarakat.  Aktualisasi yang subyektif tersebut tidak terkecuali baik warga negara biasa, aparat penyelenggara negara, penguasa negara, terutama kalangan elit politik dalam kegiatan politik perlu mawas diri agar memiliki moral Ketuhanan dan Kemanusiaan sebagaimana terkandung dalam Pancasila.

………………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

MAKALAH AKTUALISASI PENDIDIKAN PANCASILA DALAM KEHIDUPAN KAMPUS

PENDAHULUAN PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN

Masalah pendidikan merupakan masalah yang muncul sejak adanya manusia. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling tinggi derajatnya bila dibandingkan dengan makhluk – makhluk lain yang ada di dunia atau di alam semesta ini. Dalam diri manusia terdapat potensi – potensi yang dapat berkembang melalui pengaruh – pengaruh dari luar. Perkembangan potensi ini pada umumnya menuju kearah seribu satu arah, artinya arah yang menuju kebaikan dan arah menuju kejelekan. Pendidikan pada dasarnya memberikan kesempatan kepada potensi – potensi itu untuk berkembang kearah kesempurnaan serta mencegah atau mengendalikan kemungkinan – kemungkinan terjadinya perubahan yang mengarah kejelekan.

Menurut paham filsafat Existensialisme, manusia adalah sesuatu yang ada penuh potensi untuk berkembang terus, merealisasikan diri, menyempurnakan ujud adanya sebagai manusia. Dalam menyempurnakan diri sendiri disamping dipengaruhi unsur – unsur yang datang dari luar juga daya – daya yang datang dari individu ( daya eksogin dan endogen ). Diantara sekian banyak pengaruh atau daya dari luar diri manusia yang disengaja dan menguntungkan itu tidak lain adalah pendidikan. Pendidikan dikatakan menguntungkan karena pendidikan akan memberikan arah perkembangan yang tepat, lagi pula meningkatkan kelancaran perkembangan. Hanya manusialah yang memerlukan pendidikan sedangkan selain manusia tidak memerlukan pendidikan. Pada binatang ada tindakan yang mirip merupakan tindakan pendidikan. Tindakan yang mirip pendidikan disebut dressur.

………………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

MAKALAH PENDAHULUAN PENGANTAR ILMU PENDIDIKAN

OPTIMALISASI TEKNOLOGI MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN GEOGRAFI DI INDONESIA

Pada era informasi dewasa ini, teknologi komunikasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya media komunikasi. Manfaatnya dapat kita rasakan di dunia pendidikan, yaitu ketersediaan media pembelajaran yang makin beragam yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dari pengajar kepada peserta didik atau sebaliknya. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah mampu mewujudkan suatu media pembelajaran yang disebut multimedia yaitu bentuk komunikasi yang menggunakan kombinasi berbagai media berbeda yang berbasis pada komputer. Multimedia merupakan jenis media yang memadukan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbasis pada penggunaan teknologi komputer yang digunakan sebagai media pembelajaran.
Geografi merupakan ilmu untuk menunjang kehidupan sepanjang hayat dan mendorong peningkatan kehidupan. Lingkup bidang kajiannya memungkinkan manusia memperoleh jawaban atas pertanyaan dunia sekelilingnya yang menekankan pada aspek spasial, dan ekologis dari eksistensi manusia. Bidang kajian geografi meliputi bumi, aspek dan proses yang membentuknya, hubungan kausal dan spasial manusia dengan lingkungan, serta interaksi manusia dengan tempat. Di Indonesia penggunaan pembelajaran berbasis multimedia pada mata pelajaran geografi sangat diperlukan demi kemajuan pembelajaran geografi. Setiap teknologi pasti memiliki kelebihan dan kelemahan, baik dari segi pengajaran, pemahaman peserta didik, maupun teknologi berbasis komputer yang digunakan. Namun semua itu menjadi bahan rujukan bagi dunia pendidikan agar pembelajaran geografi di Indonesia yang berbasis multimedia dapat diperbaharui dan dikembangkan lebih kreatif dari tahun ke tahun.

Berdasarkan latar belakang di atas dapat kami paparkan makalah mengenai “ Optimalisasi Teknologi Multimedia Dalam Pembelajaran Pendidikan Geografi Di Indonesia”

………………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

 

MAKALAH PEMANFAATAN TEKNOLOGI MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI INDONESIA

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN KEPENDUDUKAN KOTA SURAKARTA TAHUN 2008

     Masalah kependudukan merupakan masalah dasar terjadinya masalah – masalah sosial. Pertumbuhan demografi suatu kelompok penduduk mengakibatkan pertumbuhan kebutuhan hidup. Tidak terpenuhinya kebutuhan hidup ini dapat menyebabkan terjadinya berbagai masalah, baik masalah ekonomi, masalah kependudukan,masalah sosial,  masalah pendidikan, masalah kesehatan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, pada intinya penduduklah yang berpengaruh positif dalam mendorong peningkatan usaha kesejahteraan masyarakat, di samping itu juga berpengaruh negatif terhadap terjadinya berbagai masalah sosial dalam masyarakat.

     Kota Surakarta merupakan kota yang berkembang, di mana daerah tersebut mempunyai jumlah dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi ini akan berdampak pada masalah masalah sosial seperti perumahan pendidikan, kesehatan, angkutan / transportasi, dan lain sebagainya. Saat ini kota Surakarta telah berkembang menjadi kota besar yang mempunyai fungsi ganda, yakni sebagai kota pusat perdagangan, pariwisata, budaya, dan olahraga. Kota Surakarta juga telah ditetapkan sebagai pusat pengembangan Jawa Tengah bagian timur dan selatan, Dan sejak ditetapkannya Bandara Adi Sumarmo sebaga bandara internasional, kota Surakarta diharapkan sebagai pintu gerbang pariwisata internasional Jawa Tengah, melengkapi fungsi – fungsi lain sebagai kota budaya, pariwisata, industri, perdagangan, serta pendidikan. Adapun permasalahan penduduk yang dihadapi kota Surakarta cukup banyak. Di samping jumlah penduduk yang terus meningkat dibarengi dengan tingkat kepadatan yang semakin tinggi, perluasan lahan serta jumlah penduduk yang makin meningkat di luar kota yang melakukan kegiatan sehari – hari dan menggunakan fasilitas kota pada siang hari. Fasilitas yang ada di Surakarta merupakan daya tarik kuat bagi kebanyakan penduduk untuk tinggal dan menetap di dalamnya. Dua faktor utama penyebab penduduk datang dan menetap di daerah kota Surakarta adalah faktor penarik dan faktor pendukung di pedesaan

1.. Faktor penarik            : tingginya tingkat pelayanan fasilitas umum ( misalnya : hotel, pasar, swalayan, kantor), banyak kesempatan kerja ( misalnya : banyaknya kegiatan industri ), kemudahan terjangkau ( misalnya : jalan, akses sarana transportasi), serta besarnya peluang meningkatkan diri ( misalnya : banyaknya lapangan kerja )

2. Faktor pendukung       : rendahnya tingkat pelayanan umum, sempitnya lapangan pekerjaan, sulitnya pengembangan ekonomi di daerah pedesaan.

   Pada makalah ini akan kami uraikan mengenai permasalah – permasalahan yang berkaitan dengan kependudukan di kota Surakarta. Dari lingkup bahasan yang sepertinya cukup sempit ini ternyata banyak masalah yang menjadi pekerjaan pemerintah kota Surakarta pada khususnya dan masyarakat kota Surakarta pada umumnya untuk saat ini dan yang akan datang.

………………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

MAKALAH DEMOGRAFI KOTA SURAKARTA 2008_BHIAN RANGGA JR_K5410012

 

TEORI DAN KONSEP MIGRASI

           Migrasi merupakan salah satu faktor dari ketiga faktor dasar yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk, sedangkan faktor lain adalah kelahiran dan kematian. Peninjauan migrasi secara regional sangatlah penting, mengingat adanya densitas dan distribusi penduduk yang tidak merata, adanya faktor pendorong dan penarik migrasi, adanya disentralisasi dalam pembangunan, di pihak lain komunikasi termasuk transportasi semakin lancar. Migrasi antar bangsa (migrasi internasional) tidak begitu berpengaruh dalam menambah atau mengurangi jumlah penduduk suatu negara kecuali di beberapa negatra tertentu yang berkenaan dengan pengungsian, akibat dari bencana baik alam maupun perang.  Pada umumnya orang yang datang dan pergi antarnegara boleh dikatakan berimbang saja jumlahnya. Peraturan – peraturan atau undang – undang yang dibuat oleh banyak negara umumnya sangat sulit dan ketat bagi seseorang untuk bisa menjadi warga negara atau menetap secara permanen di suatu negara lain. Barangkali untuk Indonesia hanya tahun 1959 yang patut dicatat dengan migrasi internasional yakni adanya ”exodus” orang orang Tionghoa akibat dikenakannya peraturan pemerintah No. 10 tahun 1959 dengan tidak diakuinya adanya dua kewarganegaraan bagi orang orang cina di Indonesia.

           Berdasarkan latar belakang di atas, akan kami uraikan pembahasan mengenai migrasi terutama pada pemahaman konsep, definisi atau istilah mengenai migrasi, sekilas kebijakan pemerintah tentang migrasi, dan perhitungan – perhitungan sederhana migrasi.

.………………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

MAKALAH DEMOGRAFI KELOMPOK

OPTIMALISASI TEKNOLOGI MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN GEOGRAFI DI INDONESIA

        Pada era informasi dewasa ini, teknologi komunikasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, khususnya media komunikasi. Manfaatnya dapat kita rasakan di dunia pendidikan, yaitu ketersediaan media pembelajaran yang makin beragam yang dapat digunakan untuk menyampaikan informasi dari pengajar kepada peserta didik atau sebaliknya. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah mampu mewujudkan suatu media pembelajaran yang disebut multimedia yaitu bentuk komunikasi yang menggunakan kombinasi berbagai media berbeda yang berbasis pada komputer. Multimedia merupakan jenis media yang memadukan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbasis pada penggunaan teknologi komputer yang digunakan sebagai media pembelajaran.

       Geografi merupakan ilmu untuk menunjang kehidupan sepanjang hayat dan mendorong peningkatan kehidupan. Lingkup bidang kajiannya memungkinkan manusia memperoleh jawaban atas pertanyaan dunia sekelilingnya yang menekankan pada aspek spasial, dan ekologis dari eksistensi manusia. Bidang kajian geografi meliputi bumi, aspek dan proses yang membentuknya, hubungan kausal dan spasial manusia dengan lingkungan, serta interaksi manusia dengan tempat. Di Indonesia penggunaan pembelajaran berbasis multimedia pada mata pelajaran geografi sangat diperlukan demi kemajuan pembelajaran geografi. Setiap teknologi pasti memiliki kelebihan dan kelemahan, baik dari segi pengajaran, pemahaman peserta didik, maupun teknologi berbasis komputer yang digunakan. Namun semua itu menjadi bahan rujukan bagi dunia pendidikan agar pembelajaran geografi di Indonesia yang berbasis multimedia dapat diperbaharui dan dikembangkan lebih kreatif dari tahun ke tahun.

.………………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

MAKALAH PEMANFAATAN TEKNOLOGI MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI INDONESIA

Hutan Sebagai Media Pembelajaran Geografi Lingkungan Bagi Dunia Pendidikan ”.

        Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia terletak di antara 940 05’ BT-1410 01’BT dan 60 08’ LU-110 05’LS. Hutan tropik yang terdapat di Indonesia merupakan terluas ketiga di dunia serta memiliki keanekaragaman ekosistem yang tinggi, mulai dari hutan hujan dataran tinggi sampai dengan hutan rawa yang terdapat di dataran rendah. Hutan rawa air tawar dan rawa gambut yang luas dapat dijumpai di Kalimantan, Sumatera, dan Irian Jaya. Kalimantan memiliki hutan kerangas terluas di Asia Tenggara, sedangkan Sulamesi memiliki hutan tanah ultrabasa terluas di dunia. Hutan pegunungan bawah dan atas, juga padang rumput alpin terdapat di puncah-puncak gunung tertinggi di Jawa, Irian, dan Sumatera. Keanekaragaman tumbuhan yang terdapat pada hutan di Indonesia sangat tinggi. Hutan tropis Indonesia memiliki bunga besar yang langka yaitu Rafflesia yang dapat dijumpai di Kalimantan, Sumatera, dan Jawa. Selain itu, terdapat 5000 spesies bunga anggrek yang merupakan kebanggaan bangsa Indonesia, diperkirakan setengahnya terdapat di Irian Jaya dan 2000 spesies di Kalimantan.

       Pembelajaran lingkungan hidup dimulai sejak anak – anak hingga orang dewasa. Hal ini  merupakan hal strategis yang seyogianya dilaksanakan. Bagaimana pun besarnya potensi sumberdaya alam khususnya sumberdaya alam hutan dalam menunjang kehidupan manusia, nampaknya tidak akan dapat termanfaatkan dengan baik dan optimal secara berkelanjutan, jika tidak memiliki komitmen dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan sumberdaya itu sendiri. Untuk itu komitmen dan tanggung jawab tersebut harus dibentuk pada diri manusia.

       Berdasarkan uraian tersebut, maka disusunlah makalah yang berjudul  “  Hutan Sebagai Media Pembelajaran Geografi Lingkungan Bagi Dunia Pendidikan ”.

.………………………………………………………………………………………………………..

Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

 

MAKALAH HUTAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI LINGKUNGAN

 

Dampak LumpurLapindo Terhadap SumberdayaMineral

    Semburan lumpur panas di Kabupaten Sidoarjo yang muncul pertama kali pada tanggal 29 Mei 2006 bertepatan 2 hari setelah gempa di Yogyakarta tanggal 27 Mei 2006, terjadi suatu peristiwa geologi yang pertama kali terjadi di Indonesia di areal persawahan Desa Siring, Kecamatan Porong. Dimulai dari semburan-semburan kecil di dekat titik pengeboran, kemudian ber henti, setelah itu terjadi semburan baru yang mun cul di daerah lain, namun masih berdekatan dengan lokasi pengeboran, kemudian berhenti lagi. Sampai kemudian lumpur muncul di tempat lain, yang sampai sekarang lumpur ini belum berhenti.

   Sampai saat ini semburan lumpur belum menunjukkan penurunan tingkat semburannya, meskipun berbagai peneliti an dan hipotesa yang terkait dengan penyebab semburan telah dilaku kan oleh berbagai instansi serta melibatkan berba gai bidang disiplin ilmu.

Awal Januari 2010 gelembung-gelembung gas mulai menyeruak dari halaman rumah warga. Gas akibat semburan lumpur dapat menyala saat tersulut api. Meski hanya berlangsung beberapa hari, kejadian ini bisa menunjukkan  warga Besuki Timur, Ketapang, Mindi, Jatirejo Barat, Siring Barat, Gedang, dan desa-desa di sekitar pusat semburan hidup sangat tidak aman. Selama empat tahun, tak kurang dari 180 semburan dan gelembung gas dijumpai. ( Sumber : Kompas 1 Juni 2010 ).

        Tentu saja akibat semburan lumpur lapindo mengandung berbagai macam maineral – mineral yang terkandung di dalamnya. Pada makalah ini akan kami uraikan mengenai dampak sumber daya mineral akibat semburan lumpur PT. Lapindo Brantas. Dari lingkup bahasan yang sepertinya cukup sempit ini ternyata banyak masalah yang menjadi pekerjaan pemerintah Indonesia pada khususnya dan masyarakat Porong Sidoarjo pada umumnya untuk saat ini dan yang akan datang.

 ………………………………………………………………………………………………………….

          Ingin Download file lengkap dibawah ini…..silahkan dicopy-paste, tetapi cantumkan sumbernya dari blog ini dari bhianrangga.wordpress.com , dan sertakan daftar pustaka yang relevan

DAMPAK SEMBURAN LUMPUR LAPINDO BRANTAS TERHADAP SUMBER DAYA MINERAL